
Dimuat Harian Banjarmasin Post pada Rabu, 26-09-2007
Oleh: Taufik Arbain, Ketua Komite Dewan Kesenian Kalsel
Hingga hari ini, Pasar Wadai Ramadhan dominan dipahami sebagai ranah kapital, yakni adanya transaksi ekonomi penjual dan pembeli. Tetapi sebenarnya di sana merupakan ruang terjadinya transformasi sosial dari waktu ke waktu.