Friday, October 31, 2008

Kampanye Murah

Oleh: Taufik Arbain

Pengalaman sejarah negara-negara di dunia ternyata dalam kepentingan demokrasi tidak ada cost kampanye itu murah, termasuk dalam sejarah demokrasi di Indonesia. Apalagi kemajuan informasi dan teknologi menyebabkan demokrasi menjadi sebuah ajang industri kapitalis yang menjadikan sebagai pasar.

Gedung Pemuda

Oleh: Taufik Arbain

Mereka yang gagal mengambil pelajaran dari sejarah
Dipastikan akan mengulagi pengalaman buruk dari sejarah itu
(George Santayana, 1863-1952).

Peristiwa Kamis (18/10) kemarin benar-benar mencoreng nama dan citra kepemudaan Kalimantan Selatan. Bagaimana tidak antar OKP terjadi bentrokan hingga berdarah-darah.

Kembali Ke Kota

Oleh: Taufik Arbain

Seorang teman berkomentar, bahwa mereka yang melakukan mudik itu sebenarnya orang udik. Saya mencoba mencerna dan menghubungkan dengan beberapa konsep dan teori kependudukan. Orang udik artinya orang yang tinggal di hulu lawan dari hilir dalam perspektif daerah aliran sungai. Dahulu pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain menggunakan transportasi sungai seperti perahu,

Wakil Rakyat, Demokrasi dan Pemilu 2009:

  • Oleh: Taufik Arbain

    Perkembangan demokrasi di Indonesia sebenarnya telah menjadi demokrasi elit yang terkonsolidasi. Faktanya aktifitas demokrasi yang dipertontonkan lewat ranah pilkada dan pemilu selama ini, posisi rakyat hanya sebagai bagian pelengkap prosedural demokrasi itu sendiri. Rakyat diharuskan mengikuti tahapan-tahapan prosedural lewat tercatatnya dalam Daftar Pemilih Tetap,

Thursday, October 30, 2008

Arsitektur Banjar,Keindahan Rumah Tropis yang Makin Langka

Berita KOMPAS Jumat, 12 November 2004
JIKA berkunjung ke Kalimantan Selatan, jangan lupa perhatikan rumah-rumah penduduk dan kantor-kantor pemerintahan. Bangunan rumah banjar, merujuk nama suku yang mendiami provinsi seribu sungai, ini didominasi oleh rumah panggung. Tetapi, bukan itu yang menjadi daya tariknya.

Sunday, October 12, 2008

Spanduk Lebaran HSU


Oleh: Taufik Arbain
Saya terkejut ketika membaca pemberitaan bahwa aparat Polisi Pamong Praja (Satpol PP) HSU menurunkan seluruh spanduk berisi ucapan Selamat Idul Fitri 1429 H yang ada di wilayah HSU khususnya di perkotaan dengan alasan H + 7 merupakan waktu yang cukup untuk membentang spanduk tersebut. Apalagi tak terkecuali spanduk milik Pemerintah Daerah yakni ucapan dari Bupati HSU.

Sunday, October 5, 2008

Arus Balik Mudik: Jawaban Kemiskinan Pedesaan Kalsel?

Oleh: Taufik Arbain

Salah satu kebiasaan yang dilakukan para pemudik pasca lebaran adalah melakukan arus balik yang sering disertai dengan rombongan tambahan dari sanak saudara menuju daerah tujuan. Faktor-faktor bawaan ini adalah dampak dari remiten. Para ahli demografi mendefinisikannya sebagai bentuk bawaan mudik baik berupa keuangan, cerita fenomena sosial lingkungan kerja, konsep pembangunan, termasuk hasrat untuk membantu masalah yang dihadapi sanak saudara di daerah asal.