Oleh: Taufik Arbain
Dalam suatu kesempatan menjelang magrib saya mengisi BBM di SPUB, saat petugas mengisi BBM tiba-tiba dia mendapat telepon dari seseorang yang ternyata adalah anaknya. ..” Ya nak, nanti papah carikan malam habis papah kerja. 10 biji ya tutup botol Sprite-nya?” demikian sang ayah mengakhiri telepon.
Peristiwa yang sekilas saya dapati membuat saya penasaran dan dengan santai sambil menanyakan maksud dan keperluan 10 biji tutup botol Sprite tersebut.
banua adalah kehidupan banua adalah keperkasaan banua adalah harapan Alamat: Jalan Gatot Soebroto IX, Arthaloka 1, No.7 RT.26 Banjarmasin. E-mail:lukah2009@yahoo.co.id
Saturday, July 24, 2010
Institusi Kekerabatan Sultan: Strategi Memangku Adat, Menjemput Zaman
Mati anak ada pusaranya,
Mati adat kemana hendak mencari
(Sultan Iskandar Muda, Atjeh)
Pengantar
Saya ingin katakan bahwa hari ini bisa disebut sebagai sejarah pembentukan gagasan dalam konteks penguatan adat Banjar. Kenapa? Jika selama ini penguatan dan pelestarian kebudayaan (adat Banjar) hanyalah dikonstruksi oleh tiga pilar yakni, pertama nilai-nilai atau adat itu sendiri yang masih resisten di masyarakat, kedua, Islam sebagai agama bagian yang tak terpisahkan dari dinamisasi adat dan ketiga adalah intervensi pemerintah dalam melestarikan kebudayaan/adat itu sendiri, sekalipun terkadang hanyalah sebagai sebuah proyek dan prosedural dari otoritas dinas tertentu.
Mati adat kemana hendak mencari
(Sultan Iskandar Muda, Atjeh)
Pengantar
Saya ingin katakan bahwa hari ini bisa disebut sebagai sejarah pembentukan gagasan dalam konteks penguatan adat Banjar. Kenapa? Jika selama ini penguatan dan pelestarian kebudayaan (adat Banjar) hanyalah dikonstruksi oleh tiga pilar yakni, pertama nilai-nilai atau adat itu sendiri yang masih resisten di masyarakat, kedua, Islam sebagai agama bagian yang tak terpisahkan dari dinamisasi adat dan ketiga adalah intervensi pemerintah dalam melestarikan kebudayaan/adat itu sendiri, sekalipun terkadang hanyalah sebagai sebuah proyek dan prosedural dari otoritas dinas tertentu.
Sunday, July 11, 2010
Etika Diskusi PLN
oleh: Taufik Arbain
Dalam sebuah kegiatan di Bandung minggu lalu, saya sempatkan membaca berita beberapa media via internet. Ada berita yang boleh dibilang tidak mengenakan berkaitan dengan kegiatan diskusi tentang PLN yang diadakan Pemerintah Provinsi bersama stakeholder, dimana adanya pengusiran peserta diskusi oleh moderator. Kenapa?
Dalam sebuah kegiatan di Bandung minggu lalu, saya sempatkan membaca berita beberapa media via internet. Ada berita yang boleh dibilang tidak mengenakan berkaitan dengan kegiatan diskusi tentang PLN yang diadakan Pemerintah Provinsi bersama stakeholder, dimana adanya pengusiran peserta diskusi oleh moderator. Kenapa?
Subscribe to:
Posts (Atom)