Wednesday, October 26, 2011

Kontrak Setia Aparat Birokrasi

Oleh: Taufik Arbain

tatak barata sampai ka putting
badanku kurus bukanlah garing
Lantaran mata kada taguring

Lirik lagu Banjar karya pencipta dari Kotabaru di atas barulah benar soal kesetiaan. Saya sangat meyakini, bila seseorang berkata-kata tentang setia kepada lawan bicaranya, atau seseorang melihat teks “setia”, maka otak orang tersebut akan mempersepsikan soal setia ini ada kaitannya dengan cinta langsung pada objek sepasang kekasih atau sepasang suami - isteri. Setelah itu,

Demokrasi, Literasi Media dan Kesadaran Publik

Oleh : Taufik Arbain

Pengantar

Harus diakui demokrasi telah menawarkan banyak hal dalam perkembangan mengemukakan pendapat, berserikat- berkumpul dan berkreatifitas mengikuti perkembangan zaman. Sebuah bangsa memungkinkan terjadinya perubahan sistem sosial ketika pintu masuknya dimulai dari demokrasi. Sebab demokrasi tidak sekadar dipahami dari rakyat untuk rakyat sebagai bagian dari rezim pemilu yang sifatnya berkala empat -lima tahunan, tetapi justru demokrasi sebenarnya milik publik setiap saat. Dalam konteks ini akhirnya demokrasi menjadi instrument sosial movement. Lalu siapa sebenarnya yang mendapatkan peruntungan dominan atas ruang demokrasi setiap saat itu?

Otonomi Daerah, Politik Transaksional dan Implikasi Kebijakan Publik

Oleh: Taufik Arbain

Hadirnya otonomi daerah sebenarnya didasarkan untuk mensejahterakan masyarakat di daerah ketika pembangunan dengan pendekatan sentralistik selama ini dianggap belum dan tidak mampu memberikan kesejahteraan rakyat. Sempitnya otoritas yang diberikan oleh pemerintah pusat sebagai alasan implikasi pemerintahan di daerah tidak mampu mengembangkan inovasi-inovasi dalam memanage pemerintahan dan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat di daerah.

Mereka Menenteng Airmata dari Saudi Arabia

Oleh: Taufik Arbain

Banjarmasin Post beberapa waktu lalu aktif mewartakan soal TKI di Arab Saudi yang dihukum pancung, demikian pula TKI asal Kalsel yang terancam pancung. Kisah ini mengingatkan saya tentang TKI illegal (pendatang haram dalam pandangan orang Malaysia) di Malaysia yang dihukum cambuk sebanyak 17 kali tepat di HUT RI tahun 2002, dan yang berlari terbirit-birit melintas perbatasan Kalimantan-Malaysia. Lalu dimana harga diri bangsa dan pembelaan atas rakyatnya?

Mudik Lebaran: Ruang Need for Achievement dan Aras Kebijakan Publik

Oleh: Taufik Arbain
Dalam perspektif keilmuan arus mudik lebaran tidak bisa dikaji hanya dalam kajian demografi sebagai proses arus balik migrasi dari daerah tujuan ke daerah asal, dan atau merupakan pula bagian dari proses kultural (antropologi) ala Asia khususnya berpenduduk muslim sebagai bentuk konstruksi silaturahmi tahunan, tetapi ianya menjadi ranah bagi kebijakan publik karena menyangkut pergerakan manusia (social movement) yang melibatkan peran pemerintah untuk melakukan pelayanan.

Cubitan Politik di Ring Setengah (Catatan kecil Buku Wisnu: Pak Beye dan Politiknya; Pak Beye dan Istananya)

Oleh: Taufik Arbain

Pengantar
Saya kaget membaca buku ini. Kenapa? Sebagai orang yang berada di Ring 500 (begitu saya menyebutnya) tidak akan banyak memahami sesuatu yang remeh-temeh dan tidak penting berada dibalik politik orang nomor satu di republik ini dalam merebut kekuasaan termasuk mempertahankan kekuasaan. Catatan Mas Wisnu sebenarnya memberikan masukan berarti terhadap perkembangan ilmu politik khususnya strategi pemenangan perebutan kekuasaan dalam versi Indonesia bagi politisi lokal dengan cara gampang dipahami dan futuristik, ketimbang menimba ilmu ke Amerika atau membayar mahal konsultan politik yang belajar banyak dari praktek pemenangan pemilu di Negara-negara maju.

Gerakan Mahasiswa dan Perubahan Sosial

Oleh: Taufik Arbain
”Jikalau engkau pada suatu hari merasa bingung akan jalannya revolusi kita, maka kembalilah segera kepada amanat penderitaan rakyat (Ampera)”. Rakyat telah memberi amanat kepada para pemimpin bangsa dan pemuda , untuk melakukan terobosan universal demi menyelamatkan mereka.(Bung Karno, Juni 1952).
Tema tulisan ini sebenarnya memberikan dua konsep penting yakni mahasiswa dan perubahan sosial. Dimana kedua variable ini mengundang pertanyaan, apakah adanya gerakan mahasiswa/pemuda menyebabkan terjadinya perubahan sosial?

Sumpah Pemuda, Bukan Sumpah Biasa (Catatan Kritis Potret Pemuda Dalam Perspektif Gerakan)

Oleh: Taufik Arbain
” Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh mereka,
tetapi bukan jiwa-jiwa mereka. Karena jiwa-jiwa itu tinggal dirumah hari esok,
yang tak pernah bisa kau kunjungi meski dalam mimpi”
(Khalil Gibran)

Pengantar
Setiap saya membuka facebook menyelusur FC milik “ teman” membuat saya merenung. Renungannya sederhana saja, bahwa mengapa jejaring sosial yang didominasi orang-orang muda, dewasa sebagian orang tua diposisikan benar-benar seperti ruang curhat. Saya melakukan survei terbatas dari teman-teman yang telah di –add tersebut selama 3 bulan. Nyatanya, hampir 80 % isinya sangat individualis.

Menakar Pemilu Kepala Daerah Provinsi Catatan Kecil Wacana Pemilihan Kepala Daerah Provinsi lewat Lembaga Legislatif

Oleh: Taufik Arbain

Pengantar
Bangsa ini adalah bangsa percobaan, khususnya dalam ranah politik. Dimana sistem kepartaian, sistem pemerintahan bahkan sistem pemilihan dalam pemilu Kepala Daerah selalu melewati proses dan tahapan diikuti dengan konsekuensi dan implikasi demokrasi yang berlaku kekinian. Perubahan-perubahan ini harapannya untuk meraih demokrasi yang ideal (substantive democracy),

Memahami KesMemahami Keserasian Sosial dalam Menjawab Bencana Sosial

Oleh: Taufik Arbain

Pengantar
” jika ingin mengenal orang berbangsa, lihatlah pada budi bahasa …”

Orang-orang terdahulu telah meletakkan dasar dalam memahami persoalan masyarakat adalah dengan memahami karakteristik perilaku suatu bangsa. Hal ini tiada lain, dalam perspektif sosiologis interaksi antar manusia sangat memungkinkan terjadinya konflik, baik konflik bersifat personal hingga mengarah kepada konflik sosial. Interaksi antar manusia yang mengarah kepada konflik karena terjadinya perebutan kepentingan (interest competitive), baik perebutan sumber-sumber ekonomi, sosial maupun perebutan sumber-sumber politik.

Tarikan “Genit” Pusat-Daerah (Evaluasi Pelaksanaan Otonomi Daerah )

Oleh: Taufik Arbain

Pengantar

Negara ini relatif letih melewati sejarah kebangsaan dan pemerintahan. Ekspremen pemerintahan dalam rangka mensejahterakan rakyat kerap dilakukan. Setidaknya awal kemerdekaan dengan politik sentralisasi hingga desentralisasi dijadikan sebagai ujung tombak untuk mendekatkan pembangunan dan pelayanan publik kepada masyarakat. Namun dalam perjalanannya justru kian menjauhi masyarakat untuk menikmati manfaatnya. Ada tarikan-tarikan kencang antara kepentingan pusat dan daerah, provinsi dan kabupaten/kota,

Langkah “genit” Menjemput 2014 Catatan Tantangan dan Harapan PPP Kalsel

Oleh Taufik Arbain
Pengantar

Samuel Huntington(1991) telah membentangkan pikiran cerdasnya tentang civil society, bahwa di banyak Negara, civil society dianggap sebagai aktor sentral dalam proses “demokrasi gelombang ketiga”. Dalam bahasa lain, kebuntuan politik dan peran partai dalam membawa perubahan dan pencapaian kebaikan masyarakat sebagaimana konsep partai politik dianggap tidak memberikan banyak manfaat luas bagi publik, sehingga kekuatan civil society dimaknai dalam promosi dan transformasi demokrasi di dalam masyarakat.

Partai Politik sebagai madu bagi Rakyat

Oleh: Taufik Arbain
Pengantar
Memahami peran partai politik hari ini nampaknya tidak begitu melakukan upaya penguatan terhadap partisipasi publik. Partisipasi publik nampaknya hanya diisolasi pada rezim pemilu, dimana bagi Negara (KPU/KPUD dan parpol) indikator keberhasilan pemilu adalah adanya partisipasi publik dalam mengikuti tahapan-tahapan pemilu hingga akhir dengan goal minim golput. Sebab sebagaimaan dikatakan para ahli bahwa kehadiran rakyat dalam system politik dan penyelenggaraan pemilu baik Legislative,

Ekonomi Rente: Anak Kampang Desentralisasi

Oleh : Taufik Arbain

Desentralisasi di Indonesia sebenarnya dihadirkan untuk mendekatkan pelayanan kepada publik, kemandirian pembangunan termasuk mempromosikan demokrasi lokal. Desentralisasi dipahami sebagai penyerahan kewenangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengurusi urusan rumah tangganya sendiri berdasarkan prakarsa dan aspirasi dari rakyatnya dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia.

Perda Retribusi Miras

Oleh: Taufik Arbain
Nampaknya genderang perang antara eksekutif dan legislative Kota Banjarmasin mulai ditabuh. DPRD Kota tetap “ ngotot” untuk tidak menyetujuai raperda retribusi miras dengan alasan tidak mau anggaran pembangunan Kota Banjarmasin dari “uang haram”.

Pemadam

Oleh: Taufik Arbain

Pada suatu waktu saya pernah mendatangi keluarga di sekitar Pandu Banjarmasin yang kebetulan berdekatan dengan lokasi terjadinya kebakaran. Satuan pemadam kebakaran mengambil posisi penyiraman di sekitar rumah keluarga tersebut. Pasca api dipadamkan, saya berbincang-bincang banyak hal dengan beberapa orang satuan pemadam kebakaran sembari membantu mereka merapikan perlengkapan alat pemadam.

Sirup Ramadhan

Oleh: Taufik Arbain

Sekitar sebulan lalu, saya bersama isteri menonton televisi swasta nasional. Tiba-tiba dikejutkan oleh tampilan iklan sirup salah satu produk terkenal. Kata istri saya “ Kaka, ini artinya bulan puasa sudah mulai dekat..” Lalu saya langsung menjawab,” tidak sekadar soal sirup dan apa saja yang berkaitan dengan makanan –minuman, pakaian dan lainnya…. Misi politik pun sudah mulai dekat diaksikan!”.

Asrama Haji

Oleh: Taufik Arbain
Sekarang musim haji, musim dimana banyak orang bepergian haji atau di kampung disebut dengan “tulak haji”. Saya ingat betul banyaknya arak-arakan orang sekampung mengantarkan seseorang yang tulak haji. Hampir semua orang tidak ingin membiarkan begitu saja momentum keberangkatan termasuk kedatangan orang berhaji. Kalau yang berangkat haji dari Hulusungai, sudah dipastikan mobil angkutan atau mobil colt L-300 didepannya diletakkan kain tapih bahalai.

Hafiz KPU

Oleh: Taufik Arbain
Beberapa hari yang lalu, semua media cetak di banua ini mengabarkan Ketua KPU Pusat Prof DR Muhammad Hafiz Anshari berstatus tersangka atas dugaan pemalsuan surat dan keterangan palsu dalam sengketa Pemilu Legislatif 2009 Dapil Maluku Utara. Tentu saja banyak kalangan menyayangkan hal ini terjadi pada sang Ketua KPU. Tidak sekadar sangkaan saja yang beredar, tetapi soal reputasi orang-orang banua yang juga akan melakukan peruntungan di pusat dalam berbagai sektor profesi.

Jabatan Mesin Birokrasi

Oleh: Taufik Arbain
Jika dalam undang-undang jabatan politis itu adalah Kepala Daerah dan wakil kepala daerah baik tingkat Provinsi maupun kabupaten/kota, maka jabatan sekretaris daerah atau Sekda adalah bukan jabatan politis, tetapi jabatan karier berdasarkan aturan main yang juga diatur dalam regulasi berdasarkan kepangkatan, golongan, kecakapan, kapabilitas, loyalitas dan profesionalisme. Seorang Kepala Daerah memiliki hal prerogative untuk menunjuk dan menempatkan seseorang menjadi Sekda setelah unsure regulasi tersebut dipenuhinya disamping berdasarkan pertimbangan-pertimbangan lain.

Parkir RSU Ulin

Oleh: Taufik Arbain

Rupanya tidak sekadar ujar jar ujar soal perparkiran di Rumah Sakit terbesar di Kalsel RSU Ulin Banjarmasin. Masalahnya nampaknya kompeks atau dikompleks-komplekskan atau boleh jadi pengelola parkir yang diamanahkan RSU masa bodoh soal pelayanan perpakiran. Namun bisa juga manajemen RSU pun hanya paham soal administrative saja, soal prosedur siapa pengelola, kapan menerima setoran dan bagaimana bagi hasilnya. Tanpa melihat soal perparkiran bagian dari pelayanan Rumah Sakit secara komprehensif.

Parkir RSU Ulin

Oleh: Taufik Arbain

Rupanya tidak sekadar ujar jar ujar soal perparkiran di Rumah Sakit terbesar di Kalsel RSU Ulin Banjarmasin. Masalahnya nampaknya kompeks atau dikompleks-komplekskan atau boleh jadi pengelola parkir yang diamanahkan RSU masa bodoh soal pelayanan perpakiran. Namun bisa juga manajemen RSU pun hanya paham soal administrative saja, soal prosedur siapa pengelola, kapan menerima setoran dan bagaimana bagi hasilnya. Tanpa melihat soal perparkiran bagian dari pelayanan Rumah Sakit secara komprehensif.

Sahur dan THR

Oleh: Taufik Arbain

Seorang teman meng-sms membuat saya tergelitik hati: “ sahur 3 x…THR 10 X”. Sms teman sehabis sahur menjadi inspirasi bagi saya untuk mencoba membahas soal THR. Memang apa hubungannya antara Sahur dengan THR? Jika hal ini ditanyakan kepada ahli bahasa atau setidaknya sastrawan, maka mereka akan menjawab bahwa ada ucapan Sahur 3 kali dan THR 10 Kali.

Parkir Jalanan Kota

Oleh: Taufik Arbain
Saya dan barangkali anda termasuk orang yang suka jalan-jalan termasuk di kota Banjarmasin ini. Baik di jalur jalan besar maupun jalan menengah. Intinya jalan yang mendapatkan akses publik berlalu lalang dan termasuk dipinggir jalannya untuk berkegiatan ekonomi..ya bejualanlah namanya.

Makelar Kuasa

Oleh: Taufik Arbain
Sebagian dari kebenaran itu telanjang….. (Filsup Yunani)
Teman-teman saya selalu mendiskusikan apa dan mengapa desentralisasi diharapkan bisa memberikan pelayanan yang terbaik dengan mensejahterakan tidak bisa kunjung juga diharapkan. Malah daerah yang memiliki sumberdaya alam melimpah diharapkan menggapai semuanya. Nyatanya justru menjadi ajang obral izin oleh para elit.

Kantor Baru Pemprov

Oleh: Taufik Arbain
Kemaren sore 14 Agustus Pemerintah Provinsi merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ditandai dengan peresmian kantor baru atau dikenal dengan Kantor Sekretariat Pemerintah Provinsi Kalsel. Saya menyaksikan acara tersebut di TVRI sekaligus diminta memberikan komentar tentang diresmikannya kantor baru tersebut.